Jumat, 04 Januari 2013

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor



Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 1


Perhatian bagi yang suka menerabas jalur busway. Sekarang harap untuk berpikir ulang. Pasalnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah memasang separator model baru setinggi 50 cm. Tidak hanya lebih tinggi, juga separator yang didominasi warna kuning itu lebih ‘berurat’ karena ada bagian kawat besi di bagian atasnya.

Mungkin polisi lalu lintas dan satuan tugas Transjakarta sudah capek mengatasi pengendara motor dan mobil yang melaju di jalur busway. Tapi, sebentar lagi, tugas itu akan menjadi lebih ringan.

Itu setelah beberapa ruas jalur busway dipasang separator lebih tinggi yang tidak memungkinkan pengendara motor dan mobil bisa melintasinya. “Ya, tujuannya untuk mensterilkan jalur busway. Salah satu alasan Transjakarta tidak bisa tepat waktu karena jalurnya belum bisa steril,” ujar Ir Udar Pristono, MSi, Kadishub DKI Jakarta.

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 2


Memang belum seluruh ruas dipasang separator setinggi 50 cm itu. “Sudah dipasang di koridor 2, 3, 4, 5, 6 dan 8. Dan setiap koridor baru 5.000 unit separator. Untuk seluruh koridor tahun depan akan dipasang semua,” lanjut Pristono.

Separator ini boleh dibilang modifikasi dari yang telah dipasang di koridor Jatinegara - Pulau Gebang, Jakarta Timur. Di Jatinegara, separator sudah 50 cm tetapi berbentuk polos. Sedang model baru ini dengan corak warna kuning dengan kawat, berukuran tinggi 50 cm dan panjang 75 cm.

Menurut Pristono, desain separator ini diadopsi dari Guangzhou, Cina. Sudah mempertimbangkan faktor safety. “Kan tujuannya agar tidak ada kendaraan bisa melintas. Kalau tidak coba-coba melewatinya ya aman saja tentunya,” ungkapnya.

Menurut Darmaningtyas, Ketua INSTRAN (Institut Studi Transportasi), pemasangan separator yang lebih tinggi dan cenderung membahayakan itu sah-sah saja. “Tujuan utamanya kan agar tidak ada kendaraan yang menerabas. Asal tidak berbahaya buat Transjakarta sendiri ya tidak ada masalah,” kata Tyas.

Namun Tyas mengharapkan agar upaya sterilisasi jalur busway diikuti populasi Transjakarta yang memadai. “Kalau tahun 2013 benar-benar jalur busway steril, tapi busnya enggak nambah kan jadi sia-sia. Saya dukung Metromini, Kopaja yang direvitalisasi boleh melintas di jalur busway,” sebut Tyas.


sumber


buat agan2 yang udah iso boleh bagi cendolnya gan Malu (S)Malu (S)
Blue Guy Cendol (L)Blue Guy Cendol (L)Blue Guy Cendol (L)Blue Guy Cendol (L)
jangan lupa di vote juga gan Kiss (S)Kiss (S)


thanks to mimin, thread ane jadi HT Kiss (S)Kiss (S)
Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 13


jangan di timpuk pake bata gan Berduka (S)Berduka (S)Berduka (S)Cape d... (S)Cape d... (S)


Spoilerfor bata:

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 19



kira2 sukses ga ya gan?Bingung (S)

=====

Rate 5 Star

Buat apa separator tinggi2 kalo di mulut pintu masuk jalurnya gak dijaga/diportal, atau malah semua kendaraan dipersilakan masuk.Ngakak

Kalo ini tetep bisa lewat gan :

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 23





Quote:Original Posted By moyyo32 â–º
Kalo ini tetep bisa lewat gan :

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 24




jiakakak
betul itu
knight rider gitu

Semoga membantu sterilisasi jalur Transjakarta.

Yang saya lihat, kendaraan lain masuk ke jalur Transjakarta di bukaan jalur (contohnya di perempatan), karena jalurnya sendiri sudah diberi pembatas.



Terserah mau ngapain yg penting jgn naik tarif buswaynya gan


separator bolle tingg, asal pintoe masoep djangan di boeka poen

mantat.. emang ya gitu kelakuan orang indon, rakyat ma pejabat sama saja, mau yang gak lulus sd ato yang lulusan perguruan tinggi ato yang lulusan militer dengan pangkat dah berjejer,selama mereka adalah indon maka mereka susah di bilangin dan susah tertib.

emm... ane jadi penasaran,
kan jalur busway cuman satu, trus dipasang pembatas setinggi itu, semisal busway mogok, jalan keluarnya gimana ya gan.......

kalo ditari ada mobil derek, cara masuknya gimana? trus cara dereknya gimana...? (masak mobil dereknya, mundur cara dereknya)

gimana coba.....


Saya dukung Metromini, Kopaja yang direvitalisasi boleh melintas di jalur busway,” sebut Tyas.

kalo Kopaja masuk jalur bus way entar perentian di mane gan.?


Quote:Original Posted By moyyo32 â–º
Kalo ini tetep bisa lewat gan :

Upaya Sterilisasi Jalur Busway, Separator Setinggi 50 cm di 6 Koridor 25




sumpah gue ngakak sendirian neh , mana neh kantor udah sepi, untung masih terang, kalo dah gelap... bisa di kirain setan gue ama si setan ...

bruakakakak...

Bagus itu, Ane setuju itu.. biar kagak ada lagi orang bego yang masuk jalur busway..
ada usul yang lebih ekstrim lagi gak Gan biar jalur Busway steril...??

Kalau Ane jadi gubernur ane punya usul :

1. Sopir Transjakarta Ane ijinkan untuk menabrak siapapun yang masuk jalur busway.. sekali lagi SIAPAPUN....!!

2. Ane pasang kamera di setiap bus Transjakarta untuk memotret siapapun yang masuk jalur busway, lalu hasilnya dilaporkan ke Traffic center untuk ditindaklanjuti. hukumannya jangan denda atau tilang, tapi berangus kendaraannya, kalau perlu sita kendaraannya dan jadikan rumpon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar